Keindahan Alam tanah Kerinci memang tidak bisa dilupakan oleh setiap
orang yang mengunjunginya, hampir setiap orang yang datang ke negeri
yang konon mendapat julukan sebagai atap Sumatra ini, berkeinginan untuk
selalu ingin kembali mengunjunginya. Potensi keindahan alam yang
termasyur, ragam budaya dan bahasa yang unik, keramahan penduduk
tempatan, serta kuliner yang memanjakan lidah, seakan menciptakan sebuah
harmonisa yang indah untuk dinikmati para pelancong.
Adalah bukit kayangan, merupakan salah satu dari keindahan kerinci
yang wajib teman teman jajaki bila teman teman berkenjung ke Kerinci.
Bukit kayangan adalah sebuah bukit yang merupakan rangkaian dari bukit
barisan yang mengelilingi sebagian daerah di kerinci. Terletak di Desa
renah kayu embun, tidak begitu jauh dari pusat kota Sungai Penuh, Puncak
bukit kayangan (± 1500 mdpl) dapat di tempuh dengan waktu ±30menit dari
pusat kota sungai Penuh, teman teman bisa mencapainya dengan kendaraan
sepeda motor atau mobil. Hampir 75% jalan menuju ke bukit kayangan dalam
keadaan aspal yang mulus, namun setelah beberapa ratus meter dari
gerbang masuk Bukit kayangan sisanya masih merupakan jalan tanah berliku
liku dan berbatu.
Desa Renah Kayu Ambun
Sepanjang perjalanan menuju puncak, rekan rekan dapat menikmati
indahnya pemandangan deretan bukit barisan serta tatanan ladang ladang
masyarakat tempatan, semakin mendaki maka akan semakin terlihat kota
sungai penuh, hamparan sawah dan penampakan danau kerinci dari kejauhan.
Rasa penasaran akan terbayarkan ketika teman teman mencapai puncak,
sungguh pemandangan yang luar biasa, bila cuaca cerah rekan rekan dapat
menyaksikan kota sungai penuh, Danau kerinci dan danau kerinci dengan
jelas dari kejauhan, ragkaian bukit barisan, perkebunan di lereng dan
sela bukit, liku liku jalan yang teman teman lewati terlihat di pinggir
bukit terlihat sangat indah. View dari puncak bukit kayangan
Pemandangan tak kalah dramatisnya jika cuaca sedang berkabut dan
mendung, seakan akan suasana merubah menjadi mistis, kabut perlahan
lahan merayap menutupi kota sungai penuh hingga sebagian pinggang bukit
barisan dan dataran rendah lainnya, matahari seakan meredup dan suhu
menjadi dingin, sehingga seakan akan kita berada di atas awan, sebuah
negeri kayangan. Spot di puncak bukit ini juga sangat tepat untuk
dijadikan tempat untuk menyaksikan dan merekan keindahan Sunrise di
bingkai kamera rekan rekan. Untuk menyaksikan sunrise, teman teman
disarankan untuk berangkat lebih pagi dari kota sungai penuh, rencanakan
untuk memulai trip pukul lima subuh atau lebih awal adalah waktu yang
baik untuk menanti sunrise disana.
Setelah sunrise pertunjukan belum usai teman.. :)
keindahan bukit barisan akan terlihat sayang untuk tidak diabadikan
dengan karma, ketika cahaya matahari dari arah samping dan lembut
membuat teksture, bentuk garis, dan lapisan lapisan bukit barisan akan
terlihat dengan jelas
keindahan teksture bukit Barisan Fasilitas yang ada di bukit tersebut
masih minim, disana hanya terdapat bangunan berbentuk taman taman dan
ada sebuah Pondok bertiang besi dan beratapkan seng sebagai tempat
pelancong untuk memandang, sebuah pos penjagaan berukuran 1.5×1.5m dan
sebuah bangunan besar bertingkat dua sejenis pesanggrahan, sayang nya
semua bagunan tersbut tidak terawat. Tidak ada toilet dan pedagang
makanan disana, karena area sekitar bukit merupakan ladang masyarakat
tempatan, maka dari itu rekan rekan harus mempersiapkan sendiri
keperluan rekan rekan selama berada disana, meskipun hanya sekedar
makanan kecil atau minuman saja.
Lihat Video, Klik disini
