Aufklarung Tour
  • Home
  • Kata Pengantar
  • Objek Wisata
    • Danau
    • Air Terjun
    • Gunung
    • Air Panas
    • Taman
    • Goa
  • Paket Wisata
  • Tour Gats
  • Hubungi Kami

Pagi ini, Kerinci berselimut tebal awan hitam. Membuat siapapun masih setia untuk bermalas-malasan. Namun, karena ini adalah hari terakhir saya di Kerinci. Jadi tidak ada waktu untuk berleha-leha. Rugi rasanya jika di Kerinci namun belum menikmati semua keindahan alamnya. Dan tujuan saya di hari terakhir ini adalah Aroma Pecco, sebuah tempat rekreasi alam di Kayu Aro. Jika Kayu Aro dengan hamparan tehnya adalah dunia, maka Aroma Pecco yang berada ditengah-tengah nya bisa diibaratkan surga di dunia. Bak oase ditengah permadani hijau yang ditumbuhi pohon tinggi menjulang membentuk sebuah barisan yang tertata rapi. Habitat bagi burung-burung yang hendak singgah diantara kebun teh.

            Saya terkesima, dan tak percuma menembus hujan yang teramat dingin pagi ini. Perlahan ketika memasuki daerah Kayu Aro, awan-awan hitam berarak mesra, sang surya perlahan merangkak menuju singgasana. Hamparan hijau pucuk teh yang masih lembab tertimpa hujan perlahan mulai berubah sejengkal demi sejengkal. Udara khas pegunungan ini sudah mulai terasa ketika menginjakan kaki di belokan pertama memasuki daerah Kayu Aro.
 
Daun-daun teh yang menggulung itu berpadu membentuk sebuah kesatuan lanskap hijau berkontur membentang luas. Hamparan teh terluas di dunia ini kini menjadi salah satu aset negara dibawah PT PN V Bedeng 8 yang dahulu dirintis oleh pihak Belanda. Pabrik pengolahan teh dan perumahan karyawan juga terdapat di area perkebunan ini. Sementara rumah-rumah milik warga terdapat di desa-desa yang menyatu dalam perkebunan teh. Teh atau Camellia sinensis adalah tanaman dataran tinggi yang pertama kali dipopulerkan sejak ribuan tahun yang lalu oleh bangsa China. Dan Kerinci yang merupakan daerah dataran tinggi merupakan tempat yang pas untuk tumbuhnya tanaman teh.  

            Sebelum ke Aroma Pecco saya berbelok menuju Desa Bento yang terletak disebelah kanan jalan raya. Tujuannya adalah untuk melihat kehidupan masyarakat desa yang rata-rata bekerja sebagai petani. Tanah yang sangat subur bisa ditanami apa saja. Selain kebun teh, juga terdapat tanaman lain seperti kol, wortel dan sebagainya. Dan prediksi saya, hanya orang malas lah yang tidak akan sukses di tempat seperti ini. Kehidupan di desa terasa sangat lambat. Pada pagi hari seperti ini, desa teramat sepi. Warga semuanya sedang berada di kebun masin-masing untuk bekerja, yang terlihat ramai hanya di SD dimana anak-anak sedang terlihat begitu riang berlari kesana kemari. Masa kecil yang sangat indah, ditengah padang teh yang sangat luas.Terus melaju mengikuti jalan raya, semakin lama pemandangan hamparan kebun teh yang luas semakin terlihat. Berada di tempat tertinggi Desa Bento terdapat beberapa pohon menjulang seolah menjadi pembatas. Menikmati segarnya udara pagi yang masih asri.
           
            Setelah puas menikmati pemandangan dari Desa Bento, saya melanjutkan ke Aroma Pecco tujuan utama saya. Dari Desa Bento dibutuhkan waktu kira-kira hanya 5 menit untuk sampai di gerbang yang terletak di pinggir jalan raya. Gerbang yang terbuat dari kayu ini sering juga menjadi tempat berhenti pengendara yang ingin istirahat setelah melakukan perjalanan. Sebelahnnya terdapat sebuah bangunan yang sudah tidak terawat lagi yang dahulunya digunakan sebagai tempat pengambilan karcis atau pos penjagaan. Kondisinya yang rusak diperparah dengan banyaknya tindakan vandalisme yang mencoret-coret dinding bangunan. Dari gerbang masuk perjalanan dilanjutkan melewati hamparan kebun teh dengan jalanan yang masih berdebu karena belum teraspal. Sesampainya di ujung jalan, berbelok ke arah kanan sehingga akan menjumpai plang nama selamat datang di taman wisata Aroma Pecco. 
 
            Sesampainya di taman wisata ini, ada dua orang bapak-bapak yang sedang membersihkan halaman dan juga betugas sebagai penjaga. Untuk masuk ke area ini hanya dikenai tiket sebesar Rp 3000 sekaligus sebagai biaya parkir. Di tempat parkir terdapat sebuah bangunan mirip seperti atap rumah tradisional jambi namun dengan ukuran lebih kecil. Suasana pagi di Aroma  Pecco cukup lengang dan sepi sehingga saya bisa bebas mengeksplor area ini.  di area ini terdapat sebuah danau dengan dek diatasnya sebagai objek utama. Dahulu danau ini sering juga dijadikan sebagai tempat berperahu. Namun saat ini saya tidak menyaksikan adanya perahu di samping nya. Menurut  bapak penjaga taman wisata ini, biasanya Aroma Pecco akan ramai jika musim libur atau setelah Idul Fitri dan biasanya fasilitas akan banyak ditambah. Danau di tengah kebun teh ini ibarat surga bagi para pejalan untuk singgah melepas kepenatan. Walau ukurannya tidak terlalu besar namun cukup memukau mata. Sebuah dek yang terdapat diatasnya kondisinya kurang terlalu bagus, beberapa bagian papan penyangga terlihat sudah mulai lapuk dan bolong.

            Kondisi topografi Aroma Pecco yang beragam dimanfaatkan sebagai tempat bersantai dengan sebuah bangku yang terbuat dari semen. Dibeberapa bagian lain, terdapat bangunan yang digunakan sebagai warung. Namun sayangnya saat ini sedang ditutup karena bukan musim liburan. Disekeliling danau terdapat sebuah jalan kecil yang mengitari nya dari ujung ke ujung dengan bunga-bunga disebelahnya. Ke Kayu Aro, rasanya tidak akan lengkap jika belum menggunjungi taman wisata Aroma Pecco ini. Sebuah surga tersembunyi di hamparan permadani hijau kebun teh.

Tebat Gedang Belui berlokasi di atas bukit berisan. Untuk menuju lokasi ini menggunakan kendaraan Roda dua dan Roda Empat melewati lajur dari sungai penuh ke arah tapan dan juga bisa menggunakan lajur melewati Kampus 2 STIA-STIE. Berada dipronama alam ini membuat hati menjadi sejuk karena suasana yang tenag dan damai. Di Tebat gedang ini wisatawan bisa menikmati keindahan alam yang ditumbuhi pohon-pohon pinus ini. Kegiatan yang dapat dilakukan disini bersantai bersama keluarga, Berenang, dan memancing. Tempat ini sangat cocok dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati kesegaran alam Kerinci di pagi dan siang hari.
Dari cerita rakyat bahwa tempat ini dahulunya tidak bisa dikunjungi menggunakan kendaraan, Dimana masyarakat mengunjungi lokasi ini dengan jalan kaki. Yang sering membuat kegiatan disini seperti kegiatan perkemahan oleh anak pramuka maupun organisasi lainnya.


Bukit Tengah adalah sebuah tempat dimana pembangunan pusat pemerintahan Kabupaten Kerinci. Dalam area pembangunan komplek perkantoran ini terdapat sebuah taman yang sangat indah dipandang mata. Tempat ini membuat pengunjung menjadi tenang dan nyaman karena dimanjakan oleh pemandangan Sakti Alam kerinci yang yang membentang luas. Lokasiini cocok untuk anda yang ingin bersantai dan menikmati udara segar di pagi dan siang hari.


Goa Kasah merupakan sebuah goa yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat dengan jarak terdekat dari Desa KersikTuo Kecamatan Kayu Aro ± 5 km. Goa ini merupakan habitat kalelawar dan beberapa spesies burung.
Di dalam goa terdapat relief yang menggambarkan antara lain wanita dan seekor binatang serta sebuah tempat duduk dari batu. Ruang utama berbentuk kubah ukuran 8 x 15 m dengan tinggi 15 m. Menurut pengamatan para ahli, goa ini merupakan tempat tinggal manusia purba pada ratusan tahun lalu.

 
Tempat pemandian air panas di Desa Sungai Medang, merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi yang biasa dikenal dengan
permandian Air Panas Sungai Medang.
Lokasi tersebut terletak di Kecamatan Air Hangat Timur sekitar lebih kurang 4 kilo meter dari Kota Sungai Penuh.
Air panas Sungai Medang memilki khasiat dapat mengobati penyakit kulit. Pemandian Air Panas Sungai Medang memang objek wisata yang potensial. Tempat itu tidak hanya sering dikunjungi warga dari Kerinci sendiri tapi juga warga dari luar Kerinci. 
Lihat Video, Klik disini


Pesona Wisata Jambi merupakan salah satu kabupaten di Pulau Sumatra yang memiliki wisata alam sangat indah khusunya di daerah Kabupaten Kerinci.merupakan daerah yang memiliki banya potensi wisata alam di propinsi Jambi. Untuk menuju Kabupaten Kerinci kita harus menempuh perjalan selama 11 jam dari Jambi dengan jarak tempuh kurang lebih 400 Km.Daerah Kerinci merupakan daerah pegunungan yang masih diselimutin hutan hijau yang lebat dan memiliki udara yang sejuk.
Pesona Wisata Jambi Danau Belibis
Pesona Wisata Jambi Danau Belibis
Daerah ini banyak dialiri anak sungai yang memiliki air yang jernih dan segar. Berbicara mengenai tempat wisata alam di jambi, Kerinci memiliki beberapa tempat wisata alam berupa danau yaitu danau Kerinci, Danau Gunung Tujuh, Danau Belibis, Danau Kaco, dan Danau Lingkat. Beberapa Pesona Wisata Jambi danau ini masing memiliki keindahan dan daya tarik tersendir untuk wisatwan yang ingin menikmati wisata alam di jambi.
Gunung Kerinci merupakan suatu gunung tertinggi di pulau Sumatra yang lebih kurang tingginya 3805 m. yang terletak di ds. kersik tua kab. kerinci Jambi. daerahnya sangat dingin karena berada di ketinggian 1500 DPL dan konon katanya di G kerinci tersebut mempunyai anak gunung yang namanya Pesona Wisata Jambi Gunung Ayam yang terkenal sangat angker dan misteri, dan di sekitar gunung tersebut terhampar perkebunan teh yang sangat luas yang menambah keindahan dibalik kekeramatan yang akhirnya sngat menjahadi perhatian dan mengundang masarakat di seluruh plosok penjuru.
Gunung Ayam salah satu gunung yang letaknya di kaki gunung Kerinci yang mempunyai tingkat misteri yang sangat kuat ada kaitanya dengan gunung kerinci, dimana dihamparan Pesona Wisata Jambi gunung tersebut banyak berserakan telur ayam namun tak satu pun orang berani mengambilnya karena sangat-amat keramatnya sehingga apabila diambil akan berakibat fatal bagi yang menambilnya.
Keunikan dan keanehan yang pernah terjadi di daerah tersebut antara lain , pada suatu hari skelompok orang pekerja pemetik teh hilang satu group kurang lebih 20 orang hingga sampai sekarang tidak pernah diketemukan, dan anenhya lagi sampai saat ini apabila jam 10 pagi di gunung tersebut terdengar suara pluit seakan-akan tiba waktunya untuk menimbang teh hasail petikanya padahal di gunung ayam sangat jauh jaraknya dari Pesona Wisata Jambi perkebunan, adapun yang lainya apabila orang mengambil telur-telur yang ada maka orang tersebut tidak akan bisa pulang dan terus keliling dan mengelilingi gunung tersebut dan tidak kan akan menemukan jalan pulang.

Keindahan Danau Belibis

Pesona Wisata Jambi Kumpulan Belibis Danau Belibis
Pesona Wisata Jambi Kumpulan Belibis Danau Belibis
Danau belibis merupakan danau yang terletak berdekatan dengan gunung ayam, dan tak kalah menariknya dg misteri gunung ayam. Pesona Wisata Jambi Danau belibis suatu danau kecil yang seluruh permukaanya hampir tertutup dengan belibis-belibis yangh hidup di daerah tersebut, dan uniknya lagi di tengah-tengah danau tsb. ada pulaau yg terapung yangh berputar-putar mengelilingui danau yang konon katanya pulau tsb. sering menyeret hanyut seseorang yang dikehendaki sungguh mengerikan tapi sangat menarik perhatian masyarakat.
Danau belibis, sesuai dengan namanya, dimana di danau itu banyak terdapat sebuah populasi belibis yang hidup di sekitar danau. Pesona Wisata Jambi Danau belibis terletak di atas ketinggian lebih dari 1000 mdpl tepat berada di kaki gunung kerinci. Yang merupakan gunung berapi aktif tertinggi  di Indonesia dengan ketinggian 3805 mdpl. Yang secara geografis berada dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat, kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Pesona Wisata Jambi Pesona Danau Belibis
Pesona Wisata Jambi Pesona Danau Belibis
Dilihat secara geografis, danau belibis merupakan danau tektonik yang terjadi akibat aktivitas gunung berapi, hal ini dapat kita lihat dari posisinya yang tepat berada di puncak sebuah bukit. Pesona Wisata Jambi Danau ini merupakan danau air tawar, meskipun kualitas air yang tidak terlalu banyak namun tetap selalu ada. Dipinggiran danau masih terdapat berbagai satwa alam yang masih terjaga, antara lain burung-burung hutan, kera-kera, monyet, dan sebagainya. Termasuk beberapa hewan yang cukup berbahaya seperti ular, harimau, yang sekarang jarang ditemui.

Pesona Wisata Jambi Misteri Danau Belibis

Bagi masyarakat kayu aro, Pesona Wisata Jambi Danau Belibis bukanlah danau biasa. Akan tetapi merupakan danau yang memiliki sejuta cerita dan misteri. Disamping juga jarang sekali orang-orang yang berkunjung ke danau tersebut, menambah misteriusnya danau tersebut. Inilah kisah Danau Belibis yang diceritakan banyak oleh orang tua zaman dulu “ Bahwa Belibis-Belibis penghuni Danau Belibis, merupakan perwujudan dari Manusia-manusia yang sempat hilang di danau tersebut.
Keindahan Danau Belibis Pesona Wisata Jambi
Keindahan Danau Belibis Pesona Wisata Jambi
Mereka adalah sekelompok pekerja dalam satu mandoran, atau satu kelompok, ketika mengadakan sebuah kunjungan ke Danau Tersebut. Mereka semua tidak ada yang pulang kerumah, dan menjadi belibis penunggu danau”. Hal itu terjadi, ketika awal muasal pembukaan Pesona Wisata Jambi Perkebunan Teh oleh belanda pada zaman dahulu.Akan tetapi cerita tersebut semakin digali semakin panjang bahkan semakin menggelitik serta membuat bulu kuduk yang mendengarnya langsung berdiri.
Danau Belibis termasuk danau kaldera dengan luas sekitar 2 ha. Danau ini terletak di lereng Gunung Kerinci yang berhutan lebat. Kondisi alam pegunungan disekitar danau masih asli dan merupakan salah satu obyek wisata yang mempunyai daya tarik khusus untuk dikunjungi. Pesona Wisata Jambi Danau yang indah ini dengan dikellingi oleh tebing-tebing curam merupakan tempat minum berbagai jenis satwa dan tempat berkumpulnya belibis. Danau Belibis dapat dicapai melalui Desa Gunung Labu atau Desa Kebun Baru. Jarak tempuh dari Kota Sungai Penuh lebih kurang 52 km.
Danau Belibis dan Gunung Kerinci Pesona Wisata Jambi
Danau Belibis dan Gunung Kerinci Pesona Wisata Jambi
Masyarakat yang mendiami kaki Kerinci di Kecamatan Kersik Tuo mayoritas beragama Islam dengan Suku Kerinci dan Suku Jawa. Suku Kerinci merupakan suku asli setempat Bahasa, adat, dan kultur sekilas mirip dengan Suku Minang di Sumatera Barat. Dan memang menurut cerita orang tua setempat, kedua suku ini memiliki “akar” yang sama. Sedangkan Suku Jawa merupakan transmigran dari Pulau Jawa yang dibawa di zaman penjajahan Belanda untuk dipekerjakan di perkebunan teh. Saat ini di kaki Kerinci masih terdapat perkebunan teh. Pesona Wisata Jambi Produk teh dari kaki Kerinci yang dijual di pasaran dikenal dengan nama Teh Kerintji atau Teh Kersik Tuo.
Sumber mata pencaharian warga di kaki Kerinci selain berkebun teh adalah berladang sayuran(kentang, wortel, kol, dll), bersawah (tanam padi), dan juga beternak (sapi, kerbau, kambing, ayam). Beternak bagi warga merupakan sambilan untuk membantu penghidupan, bukan sebagai mata pencaharian utama. Seperti kerbau untuk membajak sawah, sapi untuk menarik pedati, ayam untuk diambil telur dan bulunya, serta kambing dan ayam sesekali dipanen untuk dijual atau dikonsumsi.Pesona Wisata Jambi
 
Lihat Video, Klik disini


Danau Duo terletak di Lempur Gunung Raya, yang terletak di kaki Gunung Batuah. Untuk mencapai danau duo dari Simpang Empat Lempur dengan masa tenggang perjalanan dengan jalan kaki sekitar 2 jam, namun kalau menggunakan sepeda motor (khusus untuk cross country) diperlukan waktu sekitar 45 menit, dengan jarak sekitar 8 km dari ibukota kecamatan Gunung Raya (Lempur).

Danau ini pada waktu musim kemarau dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat medannya tidak telalu berat, hanya saja kondisi jalan masih sangat buruk, sudah dibuka akses kesana dengan menggunakan eskavator namun karena belum disentuh oleh pengerasan makanya kondisi jalan tersebut semakin lama semakin jelek.Perjalanan dari sampai dengan persimpangan Danau Nyalo dengan kondisi jalan yang sangat bagus sudah beraspal, namun sampai dengan simpang danau Nyalo, dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan lebih sering digunakan jalur track menelusuri kaki Gunung Batuah, umumnya melalui perladangan kulit manis penduduk.
Postingan Lebih Baru Postingan Lama

Get Connected

  • Twitter
  • Facebook
  • Pinterest
  • Google Plus
  • Instagram
  • Soundcloud
  • Flickr
  • YouTube

(C) SimplexDesign 2014 - Simplex Magazine 2 Template - Powered By Blogger | Blogger Templates